Khusus Para Guru, Menteri Anies Punya Pesan Penting...

Assalamualaikum... Salam sejahtera bagi Rekan-rekan Pendidikan semua.

Potensi tindak kekerasan guru terhadap siswa turut menjadi fokus perhatian pemerintah dan DPD RI. Sejumlah senator mempertanyakan apakah salah bila seorang guru melakukan tindakan tegas kepada siswa dengan tujuan agar anak didiknya disiplin.


"Kalau seorang guru mencubit siswa, kemudian dipidanakan, apakah itu benar? Bagaimana juga tindakan pemerintah untuk melindungi guru dari kriminalisasi," kata senator asal Sulawesi Selatan dalam raker Komite III DPD RI dengan Mendikbud Anies Baswedan, Senin (13/6).

Menanggapi itu, Mendikbud menganjurkan agar guru jangan menggunakan teknik-teknik lama untuk mendisiplinkan anak. Sebab, teknik itu akan tercampur antara usaha mendisiplinkan dengan menyalurkan perasaan.

“Mengajar anak itu mengetes kesabaran, harus mampu mengelola emosi berbeda dengan proses mendisiplinkan, jangan anak jadi peluapan emosi,” tegasnya.

Mendikbud mengungkapkan pedoman bagi guru untuk mendisiplinkan anak tanpa harus menjadikan siswa sebagai peluapan perasaan sedang dipersiapkan.

Pada kesempatan yang sama, Hardi S. Hood, perwakilan DPD RI dari Kepulauan Riau, mengungkapkan harus ada usaha untuk melunakkan posisi guru dengan murid saat kegiatan belajar mengajar.

“Harus dibentuk posisi guru yang bekerja sama dengan siswa, siswa tidak sungkan kepada guru untuk berdiskusi  tetapi tetap hormat kepada guru, sehingga potensi tindak kekerasan guru terhadap siswa dapat diminimalisir,” ‎pungkasnya.
(Sumber: jpnn)

Sekian dari informasi tersebut, semoga bermanfaat...


loading...

2 Responses to "Khusus Para Guru, Menteri Anies Punya Pesan Penting..."

  1. BETUL JUGAg dikatakan pars gunermur, bupati, menteri, anggota dpr, psikolog, TANGGUNG JAWAB adalah MENGAJAR dan MENDISKUSIKAN pendiduksn dengsn SISWANYA. Guru BUKANLAH yag harus di gugu lan ditiru. SEJATInya, guru tdk ada yg mengajarkan untuk MENJADI: KURUPTOR, PERAMPOK, PEMERKOSA, PENGEDAR dan PECSNDU NARKOBA, PENIPU, MAFIA atau MENJADI PEJABAT2 di negeri ini. MEREKA menjadi seperti itu KARENA PILIHANNYA dan PRESTASINYA, USAHSNYA senditi. Karens itu para guru harus LEGOWO, yang penting BEKERJALAH sesuai kurikulum karena itu pekerjaan kita, DISKUSIKANLAH, jika ingin mendidik. JANGAN MELANGGAR HAM.....Krn yg kita inginkan, belum tentu mereka juga inginkan....

    BalasHapus
  2. GURU: digugu lan ditiru, SEJATINYA ucspan terimakasih masyarakat era saat itu, karena anak dan keturunannya dpt membaca . Guru SEKARANG CUKUP, pelaksana kurikulum, korektor, pengisi rapot, ijasah dan TEMAN DISKUSI tentang pendidikan dengan siswanya.Karena TERNYATA masa depan siswa DITENTUKAN oleh diri sis
    wa sendiri.

    BalasHapus

wdcfawqafwef